Manfaat Bercinta Saat Hamil Tua

Manfaat Bercinta Saat Hamil Tua - Secara umum berhubungan intim memiliki dampak positif bagi kesehatan fisik maupun mental. Dan berhubungan intim saat usia hamil 9 bulan juga ternyata memiliki banyak manfaat yang perlu anda ketahui apalagi dilakukan saat kehamilan menjelang proses kelahiran. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa hubungan intim saat usia kehamilan tua dapat membantu membuka jalan bayi saat melahirkan sehingga dapat memperlancar proses persalinan. Untuk itu perlu dipertimbangkan untuk mengetahui manfaat hubungan intim menjelang persalinan. Pada wanita hamil mungkin melakukan hubungan intim akan sedikit mengalami kerepotan. Namun bukan tanpa alasan banyak orang yang bisa melakukan hubungan intim saat usia kehamilan semakin tua karena bisa membantu proses persalinan menjadi lancar dan lebih cepat.

Manfaat Bercinta Saat Hamil Tua
Saat wanita hamil, berhubungan intim memang agak merepotkan khususnya jika dilakukan dengan posisi misionaris. Tapi dengan mempertimbangkan manfaatnya untuk persalinan, banyak wanita yang kemudian tertarik untuk mencobanya. Bukan tanpa alasan mengapa banyak wanita melakukan seks saat hamil tua yang bisa membantu proses persalinan agar lebih cepat.

Dibawah Ini Beberapa Manfaat Bercinta Ketika Anda Sedang Hamil

Menghilangkan stres.
Sama halnya ketika memakan cokelat dan pergi berlibur, hubungan seks dapat menurunkan tekanan darah dan memicu pelepasan substansi endorfin di otak yang berfungsi untuk mengendalikan stres dan gangguan emosional.

Mengurangi nyeri.
Hormon yang dilepaskan saat mencapai orgasme dapat mengurangi rasa sakit yang diderita. Sakit punggung,  tegang di leher, dan sakit kepala yang biasanya diderita Ibu hamil akibat hormon, akan hilang setelah orgasme dicapai.

Meningkatkan kekebalan tubuh.
Hubungan seks juga memicu keluarnya hormon DHEA (dehydroepiandrosterone) yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa penelitian mengungkap, seseorang yang berhubungan seks secara teratur (2—3 kali seminggu) lebih tinggi kadar Ig A–nya (antibodi dalam tubuh) dibanding dengan yang tidak rutin berhubungan seks (tidak pernah, satu kali seminggu, atau lebih dari tiga kali seminggu).

Baca Juga: Ramuan Alami Untuk Obat Diabetes

Membakar kalori.
Seks itu sama dengan olahraga. Bahkan, melakukan hubungan seks selama 30 menit mampu membakar 85 kalori. Ini setara dengan berjalan kaki lebih kurang 2 mil.

Meningkatkan kesehatan jantung.
Seks melatih kekuatan dan keseimbangan otot-otot jantung. Penelitian menyatakan, berhubungan seksual secara rutin dalam seminggu dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Kekuatan jantung juga diperlukan Ibu sebagai persiapan menghadapi persalinan normal.

Meningkatkan rasa percaya diri.
Ibu yang sedang hamil biasanya tidak percaya diri dengan tubuhnya yang berubah bentuk. Namun, seorang ahli terapi seks menyatakan, dengan melakukan hubungan seks dapat meningkatkan rasa percaya diri, karena akan merasa dan menerima lebih baik terhadap keadaan tubuhnya.

Mempererat hubungan.
Hubungan seks memperkuat ikatan dan keintiman pada suami istri. Saat melakukan hubungan seks, kita dan pasangan akan saling menerima sentuhan kasih sayang yang intim, sehingga mampu meningkatkan keluarnya hormon oksitosin yang berfungsi mengembangkan hasrat seksual. Pelepasan oksitosin secara teratur dapat membantu memperbesar frekuensi bercinta.

Baca juga: Cara Mencegah Ejakulasi Dini Paling Ampuh

Meningkatkan kualitas tidur.
Meningkatnya hormon oksitosin dalam tubuh dipercaya dapat meningkatkan kualitas tidur. Di lain pihak, kualitas tidur yang cukup dapat memberikan energi positif bagi kegiatan kita esok hari.

Mengurangi risiko kanker prostat.
Ejakulasi secara teratur pada pria berusia 20-an tahun dapat mengurangi risiko terjadinya kanker prostat di usia tua nanti. Ejakulasi secara teratur mampu membersihkan cairan dalam yang diproduksi oleh kelenjar prostat, inilah yang mengurangi risiko terkena kanker prostat.

Memperkuat otot panggul.
Bagi kaum hawa, melakukan hubungan seks secara teratur bisa membantu memperkuat otot panggul. Latihan memperkuat otot panggul ini dikenal dengan senam kegel. Senam ini juga membantu meningkatkan gairah kehidupan seks dengan pasangan serta mampu menurunkan risiko terjadinya prolaps uteri (turun berok) di masa tua nanti.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya hormon yang dilepaskan saat anda berhubungan intim. Hormone seperti hormone endorphin, oksitosin dan juga DHEA dilepaskan melalui hipofisis. Hormon oksitosin merupakan hormone yang bermanfaat untuk mendorong pengerahan serat otot yang akan banyak digunakan pada saat kontraksi nanti. Selanjutnya hormone endorphin merupakan salah satu hormone yang bermanfaat untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks membuat anda menjadi tidak tegang dan lebih tenang meski mendekati waktu proses melahirkan. Hormon DHEA bermanfaat untuk memperkuat tulang dan otot. Anda bisa melakukan pada usia kehamilan 8 bulan dan dan dapat mengurai secara bertahap bila sudah mendekati proses melahirkan. Pada saat proses persalinan hormone dalam tubuh akan mengalami banyak perubahan dan tidak seimbang seperti hormone progesterone dan estrogen. Maka hormone oksitosin akan berperan membantu kontraksi dalam bentuk Braxton Hicks dan dapat menjadi kekuatan pada saat persalinan.
Baca juga: Nama Obat Kuat Pria
Pada saat proses persalinan dimulai, hormon yang ada di tubuh Mommy akan mulai tidak seimbang khususnya hormon-hormon seperti progesteron dan juga estrogen. Dan inilah yang menyebabkan hormon oksitosin banyak dikeluarkan oleh tubuh Mommy kemudian menimbulkan kontraksi dalam bentuk Braxton Hicks yang menjadi kekuatan yang mendominasi pada saat persalinan. Kontraksi ini bisa dikatakan terasa seperti kontraksi yang orang rasakan pada saat berhubungan seks karena hormon yang dilepaskan sama persis seperti hormon yang Mommy keluarkan pada proses persalinan. Jadi sekarang Mommy sudah tahu kan kalau seks saat kehamilan tidak berbahaya dan justru bermanfaat.

Pencarian Lainnya...
  • berhubungan intim saat hamil tua mempercepat kelahiran
  • posisi berhubungan saat hamil 7 bulan
  • posisi bercinta saat hamil 38 minggu
  • berhubungan saat hamil tua menurut islam
  • resiko berhubungan saat hamil tua
  • manfaat berhubungan intim saat hamil untuk janin
  • berhubungan saat hamil 8 bulan
  • posisi bercinta saat hamil 37 minggu

Manfaat Bercinta Saat Hamil Tua Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Angel Leminasan

0 comments:

Post a Comment